Memahami Drug Related Problems / Drug Therapy Problems

Oleh : Zulfan Zazuli, S.Farm, Apt.

Apoteker yang bergelut di ranah klinik dan komunitas pastinya (dan sudah seharusnya) akrab dengan istilah yang satu ini : Drug Related Problems / Drug Therapy Problems atau permasalahan terkait obat atau permasalah terkait terapi obat pada pasien. Mari mengenal DRPs / DRPs lebih lanjut!

Permasalahan terkait obat (Drug Related Problems/DRPs) –beberapa kalangan kesehatan menyebutnya Drug Therapy Problems- adalah suatu kejadian yang melibatkan terapi obat yang mengganggu atau potensial mengganggu pencapaian hasil terapi yang diinginkan (PCNE, 2010) atau suatu permasalahan terapi obat adalah setiap kejadian yang tidak diinginkan, dialami oleh seorang pasien yang melibatkan atau diduga melibatkan terapi obat sehingga dapat mengganggu tercapainya tujuan terapi yang diinginkan. (Cipolle et.al., 2007)

Dalam ranah farmasi klinik-komunitas, apoteker pada hakikatnya memiliki tugas primer yaitu mengidentifikasi dan menangani DRPs ini agar tercapai pengobatan yang rasional dan optimal. Secara ringkas, langkah-langkah untuk mengidentifikasi dan menangani DRPs adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan klasifikasi permasalahan terapi obat yang terjadi.
  2. Menentukan penyebab terjadinya DRPs.
  3. Menentukan tindakan intervensi yang paling tepat terhadap DRPs.
  4. Melakukan asesmen (penilaian) terhadap intervensi yang telah dilakukan untuk evaluasi.

 

Untuk lebih memudahkan pemahaman, berikut adalah klasifikasi permasalahan terkait obat terbaru (versi 6.2) menurut PCNE (Pharmaceutical Care Network Europe Foundation).

 

Klasisikasi Permasalahan Terkait Obat (DRP)

Permasalahan

Domain Primer

Kode v6.2

Permasalahan

  1. Efektivitas Terapi

Terdapat (potensi) masalah karena efek farmakoterapi yang buruk.

P1.1

Tidak ada efek terapi obat/kegagalan terapi.

P1.2

Efek pengobatan tidak optimal.

P1.3

Efek yang tidak diinginkan dari terapi.

P1.4

Indikasi tidak tertangani.
  1. Reaksi Tidak Diinginkan

Pasien menderita kesakitan atau kemungkinan menderita kesakitan akibat suatu efek yang tidak diinginkan dari obat.

P2.1

Kejadian yang tidak diinginkan (non-alergi)

P2.2

Kejadian yang tidak diinginkan (alergi)

P2.3

Reaksi toksisitas
  1. BiayaTerapi

Terapi obat lebih mahal dari yang dibutuhkan.

P3.1

Biaya terapi obat lebih tinggi dari yang sebenarnya dibutuhkan.

P3.2

Terapi obat yang tidak perlu.
  1. Lain-lain

P4.1

Pasien tidak puas dengan terapi akibat hasil terapi dan biaya pengobatan.

P4.2

Masalah yang tidak jelas. Dibutuhkan klasifikasi lain.

 

 

Permasalahan di atas dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Klasifikasi penyebab permasalahan terkait obat terbaru (versi 6.2) menurut PCNE (Pharmaceutical Care Network Europe Foundation) adalah sebagai berikut.

 

Klasifikasi Penyebab Permasalahan Terkait Obat (DRP)

Penyebab

(satu masalah dapat disebabkan banyak hal)

Domain Primer

Kode

v6.2

Penyebab

  1. Pemilihan Obat

Penyebab DRP terkait pemilihan obat

C1.1

Obat yang tidak tepat (termasuk kontraindikasi

C1.2

Penggunaan obat tanpa indikasi

C1.3

Kombinasi obat-obat atau makanan-obat yang tidak tepat

C1.4

Duplikasi yang tidak tepat

C1.5

Indikasi bagi penggunaan obat tidak ditemukan

C1.6

Terlalu banyak obat diresepkan pada indikasi

C1.7

Terdapat obat lain yang lebih cost-effective

C1.8

Dibutuhkan obat yang sinergistik/pemcegahan namun tidak diberikan

C1.9

Indikasi baru bagi terapi obat muncul
  1. Bentuk sediaan obat

Penyebab DRP berkaitan dengan pemilihan bentuk sediaan obat.

C2.1

Pemilihan bentuk sediaan yang tidak tepat.
  1. Pemilihan dosis

Penyebab DRP berkaitan dengan dosis dan jadwal penggunaan obat.

C3.1

Dosis terlalu rendah

C3.2

Dosis terlalu tinggi

C3.3

Frekuensi regimen dosis kurang

C3.4

Frekuensi regimen dosis berlebih

C.3.5

Tidak ada monitoring terapi obat

C3.6

Masalah farmakokinetik yang membutuhkan penyesuaian dosis

C3.7

Memburuknya/membaiknya kesakitan yang membutuhkan penyesuaian dosis
  1. Durasi Terapi

Penyebab DRP berkaitan dengan durasi terapi.

C4.1

Durasi terapi terlalu singkat

C4.2

Durasi terapi terlalu lama
  1. Proses Penggunaan Obat

Penyebab DRP berkaitan dengan cara pasien menggunakan obat, diluar instruksi penggunaan pada etiket.

C5.1

Waktu penggunaan dan/atau interval dosis yang tidak tepat

C5.2

Obat yang dikonsumsi kurang

C5.3

Obat yang dikonsumsi berlebih

C5.4

Obat sama sekali tidak dikonsumsi

C5.5

Obat yang digunakan salah

C5.6

Penyalahgunaan obat

C5.7

Pasien tidak mampu menggunakan obat sesuai instruksi
  1. Persediaan/Logistik

Penyebab DRP berkaitan dengan ketersediaan obat saat dispensing.

C6.1

Obat yang diminta tidak tersedia

C6.2

Kesalahan peresepan (hilangnya informasi penting)

C6.3

Kesalahan dispensing (salah obat atau salah dosis)
  1. Pasien

Penyebab DRP berkaitan dengan kepribadian atau perilaku pasien.

C7.1

Pasien lupa minum obat

C7.2

Pasien menggunakan obat yang tidak diperlukan

C7.3

Pasien mengkonsumsi makanan yang berinteraksi dengan obat

C7.4

Pasien tidak benar menyimpan obat
  1. Lainnya

C8.1

Penyebab lain

C8.2

Tidak ada penyebab yang jelas

 

Berikutadalahi ntervensi terhadap permasalahan terkait obat terbaru (versi 6.2) menurut PCNE (Pharmaceutical Care Network Europe Foundation).

 

Klasisikasi Intervensi Penanganan Permasalahan Terkait Obat (DRP)

Intervensi

(satumasalahdapatmendoronglebihdarisatuintervensi)

Domain Primer

Kode v6.2

Intervensi

  1. Tidak Ada Intervensi

I0.0

Tidak Ada Intervensi
  1. Padatahapperesepan

I1.1

Menginformasikan kepada dokter

I1.2

Dokter meminta informasi

I1.3

Mengajukan intervensi, disetujui oleh dokter

I1.4

Mengajukan intervensi, tidak disetujui dokter

I1.5

Mengajukan intervensi, respon tidak diketahui
  1. Padatahappasien

I2.1

Melakukan konseling obat pasien

I2.2

Hanya memberikan informasi tertulis

I2.3

Mempertemukan pasien dengan dokter

I2.4

Berbicara dengan anggota keluarga pasien
  1. Padatahappengobatan

 

I3.1

Mengganti obat

I3.2

Mengganti dosis

I3.3

Mengganti formulasi/bentuk sediaan

I3.4

Mengganti instruksi penggunaan

I3.5

Menghentikan pengobatan

I3.6

Memulai pengobatan baru
  1. Intervensi lain

I4.1

Intervensi lain

I4.2

Melaporkan efek samping kepada otoritas

 

Berikut adalah klasifikasi efek dari intervensi terhadap permasalahan terkait obat terbaru (versi 6.2) menurut PCNE (Pharmaceutical Care Network Europe Foundation).

 

Efek Dari Intervensi Permasalahan Terkait Obat (DRP)

Efek Dari Intervensi

(satumasalah –ataukombinasiintervensi-hanyadapatmendorongsatuhasilpenyelesaianmasalah)

Domain Primer Kode v6.2 Efek Dari Intervensi
  1. Tidak Diketahui

O0.0

Efek dari intervensi tidak diketahui
  1. Masalah terselesaikan

O1.0

Masalah terselesaikan seluruhnya
  1. Sebagian masalah terselesaikan

O2.0

Sebagian masalah terselesaikan
  1. Masalah tidak terselesaikan

O3.1

Masalah tidak terselesaikan, pasien kurang kooperatif

O3.2

Masalah tidak terselesaikan, dokter kurang kooperatif

O3.3

Masalah tidak terselesaikan, intervensi tidak efektif

O3.4

Masalah tidak perlu atau tidak mungkin terselesaikan

 

Dengan melakukan langkah-langkah di atas, proses identifikasi dan penanganan DRP menjadi lebih sistematis dan lebih mudah dimengerti.

Semoga bermanfaat. Selamat berkontribusi!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s